HUT ke-19 PSBI: Dorong Pelestarian Budaya Batak dan Soroti Masalah Lingkungan Danau Toba

HUT ke-19, PSBI menggelar ziarah nasional di Taman Makam Pahlawan Nasional Utama Kalibata, Jakarta.
Sumber :
  • Ist/VIVA Medan

Jakarta, VIVA MedanPunguan Simbolon dohot Boruna Indonesia (PSBI) sukses menggelar perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-19 sekaligus Rapat Kerja Nasional (Rakernas) ke-20 di Hotel Aryaduta Menteng, Jakarta, Selasa 7 Juli 2026. Forum akbar ini menjadi magnet konsolidasi bagi 156 wilayah PSBI dari seluruh penjuru dunia, mulai dari Sabang hingga Merauke, bahkan hingga California, Amerika Serikat.

img_title Rayakan HUT ke-81 RI, Pertamina Sumbagut Gelar Promo Tarik Benang dan Tebus Murah Sembako di SPBU

​Bukan sekadar ajang kumpul keluarga besar, forum yang dihadiri langsung oleh Gubernur Sumatra Utara Bobby Nasution dan sejumlah Bupati ini menjadi panggung penyampaian aspirasi strategis. Fokus utamanya: pembangunan kawasan Danau Toba, pelestarian kebudayaan Batak, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

​Ketua Umum PSBI, Dr. Effendi MS Simbolon, menegaskan bahwa budaya adalah fondasi utama identitas dan kekuatan ekonomi kreatif masyarakat Batak. Demi menjaga keberlanjutannya, ia mendorong pemerintah daerah untuk membangun sanggar kesenian di setiap desa sebagai sarana pembentukan karakter generasi muda.

img_title Bandara Kualanamu Siapkan Berbagai Kegiatan HUT ke-81 RI, dari Parade Kebudayaan Hingga Simfoni Nusantara

​Namun, di samping pelestarian budaya, Effendi melemparkan kritik tajam terkait kontradiksi geografi di Samosir dan masalah lingkungan di Danau Toba.

​"Satu-satunya kabupaten yang berada di tengah air, tetapi masih kekurangan air bersih maupun air irigasi. Ini harus menjadi perhatian bersama," ujar Effendi.

img_title Jalan Tol Pertama Memiliki Galeri Budaya, Rest Area KM 99 Tol Kutepat Cetak Rekor MURI

​PSBI juga menyoroti tajam operasional perusahaan budidaya ikan Aqua Farm yang dinilai tidak bertanggung jawab dalam mengelola limbah hingga mencemari Danau Toba. Effendi mendesak perusahaan tersebut untuk segera membenahi sistem water and wastewater treatment mereka.

​Merespons berbagai aspirasi tersebut, Gubernur Sumut Bobby Nasution menyambutnya dengan komitmen penuh. Menariknya, suasana sempat cair saat Bobby berseloroh mengenai kedekatan emosionalnya dengan Effendi Simbolon.

​“Tadi beliau bercerita sama-sama alumni dipecat Namboru. Justru karena hal itu (pemecatan oleh PDIP), saya banyak belajar dari Pak Effendi Simbolon bagaimana menyikapi hal-hal yang di luar prediksi kita,” seloroh Bobby yang disambut tawa hadirin.

​Di luar kelakar tersebut, suami Kahiyang Ayu ini langsung bergerak cepat. Terkait isu pencemaran Aqua Farm, Bobby berjanji akan segera mempertemukan pihak perusahaan dengan tim pengkajian dari dinas terkait.

​Sementara untuk mengatasi krisis air bersih, Bobby mengusulkan adanya integrasi Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) di seluruh wilayah Sumatra Utara.

Halaman Selanjutnya
img_title