Gus Irawan Bicara MBG: Turunlah ke Daerah, Lihat Kami di Tapsel
- dok Pemkab Deli Serdang
Medan,VIVA Medan – Politisi Gerindra yang kini menjadi Bupati Tapanuli Selatan Gus Irawan Pasaribu berbicara banyak tentang program makan bergizi gratis (MBG), yang dicanangkanPresidenPrabowo Subianto, sebagai program utama memperbaiki gizi, di tengah arus terhentinya program.
Gus Irawan Pasaribu membahas hal itu secara detail dan sangat komplit kepada media di Q-Padel Jalan Bunga Asoka Medan, kemarin, usai mencoba lapangan yang baru dilaunching tersebut. Dia mengatakan polemik MBG dan wacana penghentian program itu tidak masuk akal.
"Ini yang bilang stop MBG, tolong dulu turun ke daerah , turunlah ke desa untuk melihat manfaatnya kepada siswa yang ada di daerah-daerah. Jangan teriak-teriak di Jakarta sana. Lihat kami di daerah seperti apa manfaat MBG ini," ucap Gus Irawan, Selasa 16 Juni 2026.
Malah dia menyatakan program MBG seperti di Tapsel harus lebih merata dan menjangkau seluruh sekolah. “Saya khawatirnya di tahun ajaran baru ini. Bahwa sekolah-sekolah yang sudah menjalankan program MBG jadi prioritas para siswa untuk mendaftar. Nah sekolah yang MBG-nya belum jalan tidak akan diminati. Jadi saya mohon diperhatikan betul agar jangan sampai terjadi ketimpangan,” jelasnya.
Lalu apa alasan dia MBG harus dipertahankan dan dipermasalahkan terutama untuk daerah, apalagi di daerah tertinggal? Menurutnya, MBG ini punya dua peran penting. Pertama untuk mengatasi stunting kemudian pemerataraan ekonomi yang berkeadilan.
Bupati Tapsel, Gus Irawan saat mendampingi Presiden RI, Prabowo Subianto di Tapsel.
- dok Pemkab Tapsel
Gus Irawan mengatakan sebelum menjadi presiden dan fokus pada pengembangan Partai Gerindra, Prabowo Subianto sudah mencoba mengatasi stunting itu dengan 3 program dalam bukunya paradoks ekonomi.
“Ada tiga revolusi yang kita jalankan di Gerindra sejak berdiri. Pertama revolusi putih, konsepnya bagi-bagi susu dan makanan bergizi. Ini cikal bakal MBG. Kemudian revolusi merah untuk kesehatan dengan rutin mendonorkan darah, serta revolusi hijau dimana setiap ulang tahun Gerindra fokus menanam pohon,” katanya.
Jadi sejak sebelum menjadi Presiden, Gus Irawan menyatakan Prabowo Subianto sudah fokus menjalankan cikal bakal MBG tersebut untuk mengatasi gizi buruk. "Lalu tentu MBG hadir untuk pemerataan ekonomi. Maksudnya semangat MBG ada di desa dan kecamatan. Sejak awal Arahnya begitu. Sehingga di sekitar desa dan dapur MBG bergulirlah ekonomi. Uang berputar di situ," sebutnya.