7 Orang Meninggal Dunia Korban Kecelakaan KRL - KA Argo Bromo Anggrek

Proses evakuasi korban tabrakan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur.
Sumber :
  • Dok Kereta Api Kita

VIVA Medan - Korban meninggal dunia kecelakaan kereta api dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur tercatat 7 orang. Sementara itu 81 orang lainnya mengalami luka-luka dan telah dirawat di rumah sakit dan PT Kereta Api Indonesia (KAI) menyebut proses evakuasi terus dilakukan.

img_title Selama Beroperasi di Stasiun Medan, KAI Sumut Catat 295.934 Pelanggan Manfaatkan Face Recognition

“Saya mengupdate jumlah korban kecelakaan kereta yang tadi malam. Meninggal dunia itu 7 orang. Luka-luka dan dirawat sebanyak 81 orang,” kata Direktur Utama KAI, Bobby Rasyidin dikutip dari saluran YouTube KOMPASTV, Selasa 28 April 2026.

Sementara itu kata Bobby masih ada tiga orang yang terperangkap di dalam kereta yang masih belum dievakuasi. Dia juga menyebut bahwa evakuasi dilakukan dengan kehati-hatian.

img_title Kecelakaan Beruntun di Sibolangit: 4 Rumah Warga, Bangunan SD Rusak Hingga 2 Mobil Terparkir Ringsek

“Ada masih terperangkap itu tiga orang, yang terperangkap di dalam kereta. Evakuasi ini terus terang cukup lama selama delapan jam dan kita lakukan hati-hati sekali sangat hati-hati sekali,” sambung dia.

Bobby juga menjelaskan bahwa kereta api jarak jauh Bromo Anggrek sudah dilakukan evakuasi. Saat ini seluruh rangkaian KA jarak jauh tersebut sudah berada di Stasiun Bekasi. Selanjutnya, pihak KAI akan melakukan evakuasi lokomotif dari ka jarak jauh tersebut.

img_title Tabrakan Maut Kembali Terjadi di Tol Medan-Tebing Tinggi KM 54, Tiga Orang Tewas

“Evakuasi dari kereta dari Bromo Anggrek itu telah kita lakukan, jadi semua rangkaian sebanyak 12 gerbong kami sudah evakuasi ke stasiun Bekasi dan selanjutnya kami sudah siap melakukan evakuasi dari lokomotif yang ada pada kereta bromo anggrek tersebut. Kami berkoordinasi dengan basarnas untuk menimbang atau mempertimbangkan aspek-aspek kehati-hatian dari korban yang masih terperangkap di kereta,” kata dia.

Tabrakan KRL dengan KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur.

Photo :
  • Istimewa/VIVA Medan

Sementara itu, Wakil Menteri Perhubungan, Sutana menjelaskan bahwa nantinya pihak Kemenhub bersama dengan PT KAI dan Basarnas akan memberikan update terbaru terkait kasus tabrakan ini setiap dua hingga tiga jam sekali.

“Sesuai janji kami akuntabilitas setiap 2-3 jam kami jajaran Kementerian Perhubungan bersama dengan teman-teman direktrur kereta api dan teman-teman kepala basarnas yang bertanggung jawab dalam rangka evakuasi dan pertolongan korban akan memberikan update laporan setiap 2-3 jam penanganan yang telah kita lakukan dan hasilnya apa serta rencana ke depannya seperti apa,” kata dia.

Halaman Selanjutnya
img_title