Baru 8 Bulan Menjabat Kajati Sumut, Harli Siregar Digeser Kembali ke Kejagung
- B.S.Putra/VIVA Medan
Jakarta, VIVA Medan – Jaksa Agung ST Burhanuddin kembali melakukan mutasi di jajarannya, termasuk sejumlah Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) di Indonesia ikut dirotasi dalam jabatan yang baru.
Salah satu Kajati yang dimutasi dalam jabatan baru, adalah Kajati Sumut, yang sebelumnya dijabat oleh Harli Siregar, kini digantikan oleh Muhibuddin, yang juga sebelumnya menjabat sebagai Kajati Sumatera Barat (Sumbar).
Keputusan Jaksa Agung tertua dalam Surat Keputusan (SK) Nomor 488 Tahun 2026 tertanggal 13 April 2026, dengan total 53 pejabat. "Benar ada rotasi," tutur Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, Anang Supriatna, dikutip dari VIVA.CO.ID Selasa 14 April 2026.
Sebagai informasi, Harli Siregar resmi dilantik sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kajati Sumut) dalam seremoni rotasi jabatan pada Rabu, 16 Juli 2025. Harli sebelumnya menggantikan Idianto yang kini membantu Sekretaris Badan Pemulihan Aset Kejaksaan Agung atau Kejagung di Jakarta.
Atas pergantian atau rotasi jabatan ini, Harli Siregar hanya menjabat sekitar 8 bulan sebagai Kajati Sumut. Kini, ia mendapat jabatan baru sebagai Inspektur III pada Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan Kejaksaan Agung.
Lalu, rotasi dilakukan di Kejati Sulawesi Tenggara, Kajati Jawa Barat, Kajati Sulawesi Tengah, Kajati Riau, Kajati Jawa Tengah, Riau, hingga Bali dan Bengkulu. Rotasi ini dinilai sebagai langkah penyegaran sekaligus penguatan kinerja di daerah.
Tak hanya di daerah, kursi strategis di Kejaksaan Agung juga ikut bergeser. Agus Sahat Sampe Tua Lumban Gaol kini menjabat Sekretaris Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum, sementara Dwi Agus Arfianto dipercaya sebagai Direktur D di bidang yang sama.
Di sektor tindak pidana khusus, Ardito Muwardi ditunjuk sebagai Direktur Penuntutan. Sedangkan Harli Siregar kini mengisi posisi Inspektur III pada bidang pengawasan.
Gelombang penyembuhan juga menyasar tingkat Kejaksaan Negeri. Sejumlah nama seperti Bobbi Sandri (Banda Aceh), Sutrisno (Ngada), hingga Muhammad Indra Muda Nasution (Brebes) masuk dalam daftar rotasi.
Selain itu, Nurul Hidayat (Sawahlunto), Widiarto Adi Nugroho (Tual), Taupiq Djalal (Bau-Bau), Edmon Novvery Purba (Karo), serta Imam Fauzi (Nias Selatan) juga mendapat pengugasan baru.