Lindungi Prempuan dan Anak, Polda Sumut Kini Resmi Miliki Direktorat Reserse PPA-PPO

Kapolri RI, Jenderal Listyo Sigit Prabowo melaunching Ditres PPA-PPO di 11 Polda.
Sumber :
  • dok Polda Sumut

Jakarta, VIVA Medan – Berikan perlindungan perempuan dan anak serta mencegah Pemberantasan Perdagangan Orang (PPA-PPO) di Indonesia. Kapolri RI Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo melaunching Direktorat Reserse PPA-PPO Polda Sumut bersama 10 Polda lainnya di Indonesia. 

img_title Imigrasi Sumut Perkuat 171 Desa Binaan Jadi Benteng Awal Cegah TPPO dan TPPM

Peresmian Direktorat Reserse PPA-PPO ini, digelar di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Rabu 21 Januari 2026. Dihadiri langsung oleh Kapolda Sumatera Utara, Irjen Pol. Whisnu Hermawan Februanto.

Hadirnya pelayanan hukum Direktorat Reserse PPA-PPO ini, sebagai komitmen Polda Sumut dalam memperkuat perlindungan hukum bagi perempuan, anak, dan kelompok rentan, khususnya korban kekerasan dan tindak pidana perdagangan orang (TPPO).

img_title Cegah TPPO Sejak Dini, Imigrasi Sumut Gandeng TNI/Polri Hingga BP3MI Perkuat PIMPASA

Sementara itu, Wakapolda Sumut Brigjen Pol. Sonny Irawan mengikuti kegiatan launching secara virtual melalui Zoom Meeting dari Ruang Video Conference Lantai 4 Mapolda Sumut, didampingi para Pejabat Utama (PJU) Polda Sumut.

Dalam sambutannya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan bahwa pembentukan Direktorat PPA-PPO di tingkat Polda dan Polres bertujuan untuk mengoptimalkan pelayanan serta memberikan perlindungan terbaik bagi perempuan, anak, dan kelompok rentan yang selama ini kerap menjadi korban, namun enggan melapor.

img_title Cegah TPPO dari Desa, Imigrasi Sumut Bentuk 171 Desa Binaan

“Dengan pembentukan Direktorat PPA-PPO ini, permasalahan korban dari kelompok rentan yang sebelumnya tidak terlaporkan, alhamdulillah dapat terlayani dengan baik,” ucap Kapolri, dalam keterangan persnya, Kamis 22 Januari 2026.

Kapolri juga menyampaikan bahwa sejak Direktorat PPA-PPO dibentuk di tingkat Mabes Polri, jajaran kepolisian secara masif melakukan sosialisasi guna membangkitkan keberanian korban agar berani melapor, dengan jaminan perlindungan, pendampingan, serta pemulihan psikologis yang maksimal.

Menindaklanjuti kebijakan tersebut, Polda Sumut menyatakan kesiapan penuh dalam mengimplementasikan fungsi Ditres PPA-PPO secara profesional, humanis, dan berorientasi pada korban. 

Keberadaan Ditres PPA-PPO di Polda Sumut diharapkan menjadi solusi konkret dalam penanganan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak, serta pencegahan dan penindakan TPPO yang masih menjadi ancaman serius, khususnya di wilayah Sumatera Utara.

Selain itu, Direktorat PPA-PPO juga akan memperkuat kolaborasi lintas sektor dengan kementerian, lembaga terkait, serta pemangku kepentingan lainnya, termasuk dalam upaya perlindungan warga negara Indonesia yang bekerja di luar negeri agar terhindar dari praktik perdagangan orang dan people smuggling.

Halaman Selanjutnya
img_title