5 Polda di Indonesia Terjunkan Ratusan Personel Brimob, Perkuat Penanggulangan Pascabencana di Sumut dan Aceh
- dok Polda Sumut
Deli Serdang, VIVA Medan – Ratusan personel dari Satuan Brimob dari lima Polda, tiba di Bandara Kualanamu Internasional Airport, Kabupaten Deli Serdang, Jumat malam, 26 Desember 2025. Ratusan personel polisi ini, untuk membantu masyarakat di lokasi bencana di Sumut dan Aceh.
"Kedatangan pasukan BKO ini, merupakan bagian dari upaya penguatan personel dalam membantu penanganan bencana alam di wilayah Sumatera Utara dan Aceh," ungkap Kepala Bidang Humas Polda Sumut, Kombes Pol. Ferry Walintukan, dalam keterangan persnya, Sabtu 27 Desember 2025.
Kegiatan kedatangan pasukan berlangsung mulai pukul 19.00 WIB hingga 01.00 WIB dan dipantau langsung oleh Dansat Brimob Polda Sumut. Para personel Brimob tersebut selanjutnya akan disiagakan dan digeser ke posko-posko penanggulangan bencana sesuai dengan kebutuhan di lapangan.
Adapun pasukan BKO yang tiba di Bandara Kualanamu terdiri dari lima kompi Brimob, masing-masing berjumlah 100 personel. Kompi 2 Brimob Polda Sulawesi Selatan menjadi pasukan pertama yang mendarat pada pukul 19.40 WIB.
Disusul Kompi 1 Brimob Polda Kalimantan Timur pada pukul 20.40 WIB. Selanjutnya, Kompi 2 Brimob Polda Banten tiba pada pukul 22.15 WIB, Kompi 1 Brimob Polda DIY pada pukul 23.15 WIB, dan terakhir Kompi 3 Brimob Polda NTB yang mendarat pada pukul 23.50 WIB.
"Kehadiran pasukan Brimob dari berbagai daerah ini diharapkan dapat memperkuat upaya penanggulangan bencana, khususnya dalam tugas-tugas kemanusiaan seperti evakuasi korban, pendirian posko, distribusi bantuan, hingga pengamanan wilayah terdampak bencana," jelas Ferry.
Ferry mengungkapkan bahwa pengerahan pasukan BKO Brimob ini merupakan wujud komitmen Polri dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya di tengah situasi darurat bencana.
“Polda Sumut menerima dukungan personel Brimob dari beberapa polda sebagai langkah penguatan dalam penanggulangan bencana alam di wilayah Sumatera Utara dan Aceh. Pasukan ini disiapkan untuk bergerak cepat membantu masyarakat yang terdampak, baik dalam proses evakuasi, pengamanan, maupun penyaluran bantuan kemanusiaan,” ucap Ferry.
Ia menambahkan, seluruh personel yang datang telah dibekali dengan kemampuan serta perlengkapan pendukung untuk tugas kebencanaan, sehingga diharapkan dapat langsung beradaptasi dan bersinergi dengan satuan kewilayahan maupun instansi terkait.