Bibit Siklon Tropis 95B Menguat, BMKG: Waspada Cuaca Ekstrem di Aceh dan Sumut

Perkiraan Cuaca.
Sumber :
  • dok BMKG

Medan, VIVA Medan  –  Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika ( BMKG ) menganalisis perkembangan signifikan Bibit Siklon Tropis 95B yang teridentifikasi sejak 21 November 2025 di perairan timur Aceh , Selat Malaka. Atas analisa ini, BMKG mengimbau wilayah Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau dan sekitarnya untuk waspada. 

img_title Waspada Cuaca Ekstrem 27-30 Oktober 2026, Berpotensi Terjadi Hujan Lebat Hingga Angin Kencang di Sumut

Hal itu diungkapkan oleh Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani dalam keterangan persnya, Rabu 26 November 2025. Ia menjelaskan analisis tersebut menunjukkan bahwa 95B meningkatkan intensitas dan memicu potensi cuaca ekstrem, berupa hujan lebat hingga ekstrem serta angin kencang di wilayah Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau dan sekitarnya.

Faisal mengimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem akibat dampak dari Bibit Siklon 95B. Saat ini BMKG terus memantau intensitas 95B dan meminta pemangku kepentingan terkait untuk memastikan langkah mitigasi demi meminimalkan hal yang tidak diinginkan. 

img_title Gempa M5,1 Guncang Aceh Barat, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami

“Pemerintah daerah siaga terhadap potensi dampak dari cuaca ekstrem seperti potensi banjir, banjir pesisir, dan tumbang akibat angin kencang. Khusus bagi nelayan dan pelaku transportasi laut harus benar-benar memperhatikan kondisi gelombang tinggi yang berisiko menganggu keselamatan pelayaran. Keamanan dan keselamatan merupakan prioritas utama kita bersama,” ungkap Faisal.

Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Guswanto, menjelaskan bahwa berdasarkan analisis tanggal 26 November 2025 pukul 01.00 WIB, sistem ini masih berada di dekat perairan timur Aceh dan memicu pertumbuhan awan hujan yang meluas. Kondisi tersebut berpotensi meningkatkan curah hujan lebat hingga ekstrem disertai angin kencang di wilayah pesisir Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Riau.

img_title Sambut Kepulangan Orangutan Sumatera dari India di Bandara Kualanamu, Raja Juli: Kita Berbangga Hati dan Senang Sekali

“Peluang bibit ini berkembang menjadi siklon tropis cukup tinggi dalam 24 jam ke depan, mengingat teridentifikasi adanya peningkatan angin kencang hingga lebih dari 35 knot (65 km/jam), sehingga diimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem dalam waktu dekat,” jelas Guswanto. 

Senada, Direktur Meteorologi BMKG, Andri Ramdhani, menambahkan bahwa dalam 24 jam ke depan, Bibit Siklon 95B akan memberikan dampak langsung terhadap cuaca dan gelombang laut di wilayah Indonesia terutama di sekitar Aceh dan Sumatera Utara. 

Berdasarkan hasil analisis BMKG, sistem ini berpotensi menimbulkan hujan lebat hingga ekstrem di Aceh dan Sumatera Utara, serta sebagian wilayah di Sumatera Barat dan Riau; dan angin kencang di sebagian besar wilayah Sumatera bagian Utara.

Halaman Selanjutnya
img_title