Suami Bunuh Istri di Medan, Pelaku Meninggal Saat Dirawat di Rumah Sakit

Kapolsek Medan Area, AKP. Dwi Himawan Chandra
Sumber :
  • B.S.Putra/VIVA Medan

VIVA MedanSeorang pria berinisal A (58) menikam istrinya, Ya Siu Lin atau A Lin (55) hingga dibunuh. Ternyata, pelaku meninggal dunia saat Alani perawatan medis di Rumah Sakit (RS) Bhayangkara, Medan, Senin pagi, 16 Juni 2025.

img_title Kematian Sutrimo Pekerja Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Naik Sidik, Polisi Usut Dugaan Pembunuhan Berencana

Pelaku pembunuhan , dilakukan seorang suami terhadap istrinya. Telah meninggal dunia kemarin (Senin) pada pukul 08.00 WIB, ucap Kapolsek Medan Area, AKP. Dwi Himawan Chandra, Rabu 18 Juni 2025.

Dwi mengaku sebelum diamankan polisi, pelaku sempat mengancam seorang saksi dan masyarakat saat kejadian pembunuhan. Masyarakat, yang geram menghakimi hingga pelaku babak belur. 

img_title Polisi Tangkap Pelaku Pembunuhan Bocah di Tapsel yang Jasadnya Ditemukan di Sumur, Ternyata Korban Kekerasan Seksual

"Sebelum kami menangkap pelaku, sempat terjadi kontak pelaku dengan masyarakat saat diamankan pelaku. Dia membawa salam, mencoba melukai salah satu saksi dan masyarakat disitu. Sehingga adu fisik dan masyarakat reaktif dan melakukan pemukulan, sehingga kemungkinan terjadi luka dalam," jelas Dwi.

Selanjutnya diamankan polisi dan pelaku dibawa ke RS Bhayangkara Medan , untuk dilakukan perawatan medis, atas luka-luka yang dialami pelaku.

img_title Ini Motif Pembunuhan dan Mutilasi di Depok, Pelaku Pedagang Piscok dan Gay

"Kemudian, kita bawa ke Rumah Sakit. Setelah beberapa saat kita melakukan perawatan, pelaku ditangani di ruang IGD dengan status kritis, kurang dari 5 hari dilakukan perawatan. Untuk penyebab kematian kita masih menunggu hasil visum dari pihak kedokteran," ucap Dwi.

Setelah meninggal dunia, pelaku pemakaman ternyata menolak pihak keluarga untuk kremasi. Sehingga Polsek Medan Area bersama RS Bhayangkara Medan, menguburkan jenazah pelaku tersebut. 

“Untuk pemakamannya sendiri, pihak keluarga membuat pernyataan tertulis sepenuhnya penanganan untuk pemakaman sepenuhnya kepada polisi. Dari kami pihak rumah sakit Bhayangkara melakukan pemakaman,” sebut Dwi.

Peristiwa pembunuhan itu, terjadi di dalam rumah mereka, di Jalan Wahidin Lama, Kelurahan Pandau Hulu II, Kecamatan Medan Area, Kota Medan, Rabu malam, 11 Juni 2025, sekitar pukul 23.00 WIB. 

“Sudah dilakukan otopsi (terhadap korban), dipastikan kurang lebih 24 tusukan disekitar tubuh korban,” ungkap Dwi kembali.

Dwi mengungkap berdasarkan olah TKP, mengamankan dua pisau dan satu gunting diduga pelaku untuk menikam korban hingga penghapusan. 

"Barang bukti ada dua pisau dan satu gunting. Ada Saksi mengatakan penikaman (selain pakai pisau juga) menggunakan gunting," tutur Dwi.

Halaman Selanjutnya
img_title