Kukuhkan Guru Besar, Prof Muryanto: Kontribusi Mempercepat Transformasi USU

Pengukuhan Prof Dr Khaira Amalia Fachrudin (tengah) sebagai Guru Besar Tetap USU.
Sumber :
  • Dok USU

VIVA Medan - Rektor Universitas Sumatera Utara (USU) Prof. Dr. Muryanto Amin, memimpin pengukuhan Guru Besar Tetap USU, Prof. Dr. Khaira Amalia Fachrudin, SE. Ak., MBA, CA, MAPPI (Cert) dari Bidang Ilmu Manajemen Keuangan, Fakultas Ekonomi dan Bisnis USU di Gelanggang Mahasiswa, Kampus USU, Senin 22 Mei 2023.

img_title Berkat Pengembangan Agrowisata Taman Seribu Bunga, USU Sabet Penghargaan Mandaya Awards 2026

Rektor USU dalam pidatonya kembali menyoroti tentang titik kritis peradaban yang tengah dihadapi manusia, salah satunya krisis pembelajaran yang melanda Indonesia sejak 2 dekade terakhir berdasarkan indicator PISA.

“Hasil tes itu menunjukkan bahwa tidak ada peningkatan yang signifikan dalam 10-20 tahun terakhir dan 70 persen pelajar usia 15 tahun, ada di bawah kompetensi minimum untuk membaca dan matematika,” jelasnya.

img_title Dari Rimba Tarutung ke Laboratorium: Riset USU Ungkap Potensi Daun Bosi-Bosi untuk Antikanker Payudara

Menurut Prof. Muryanto diperlukan solusi untuk mengejar ketertinggalan tersebut. Salah satunya dengan melakukan transformasi yang harus melibatkan semua pihak termasuk kontribusi para Guru Besar.

“Kontribusi Guru Besar mempercepat transformasi USU, memiliki peran yang sangat penting untuk memenuhi kinerja penelitian, pengabdian masyarakat, publikasi, dan inovasi serta manfaatnya bagi pembangunan SDG;s dan dunia industri yang berstandar internasional,” kata Prof. Mury.

img_title Pimpin ICMI Sumut, Rektor USU Prof. Muryanto Amin Siap Perkuat Kontribusi Cendekiawan untuk Umat

Bertambahnya jumlah Guru Besar Tetap di USU setelah dilantiknya Prof. Dr. Khaira Amalia Fachrudin, SE. Ak., MBA, CA, MAPPI (Cert) diharapkan dapat mendukung USU dalam mewujudkan komitmen pelayanan Tri Dharma Perguruan Tinggi, salah satunya dedikasi dan kontribusi untuk mengatasi persoalan krisis Pendidikan di Indonesia.

Sementara itu, Prof. Dr. Khaira Amalia Fachrudin, SE. Ak., MBA, CA, MAPPI (Cert) membacakan pidato pengukuhannya yang berjudul, 'Digital Financial Literacy untuk Mencapai Financial Well-Being'.

Isi pidatonya tersebut mengedukasi masyarakat tentang pengelolaan keuangan di dunia digital. Menurutnya, sebagai akademisi ia bertanggung jawab untuk memberikan pemahaman mengenai pengelolaan keuangan baik secara individu maupun perusahaan.

“Karena saya kan dari manajemen keuangan, saya akan lebih banyak mengedukasi masyarakat agar mereka melek digital, melek literasi, memiliki keputusan keuangan yang baik,” katanya.

Pencapaian Prof. Dr. Khaira Amalia Fachrudin, SE. Ak., MBA, CA, MAPPI (Cert) untuk meraih predikat penghargaan tertinggi dari universitas ini tidak terbilang mudah. Terdapat rentetan proses yang panjang sehingga layak diusulkan menjadi Guru Besar, seperti memiliki tulisan atau publikasi yang dimuat di jurnal bergengsi.

Halaman Selanjutnya
img_title