Federasi SPTI Bentuk DPC Medan, Guntur Okto Ajak Pekerja Telekomunikasi Bersatu dan Berjuang Bersama

Ketua Umum Federasi SPTI, Guntur Okto Risboa Tondang usai menyerahkan berkas pembentukan DPC SPTI Kota Medan.
Sumber :
  • Aris/VIVA Medan

Medan, VIVA Medan - Federasi Serikat Pekerja Telekomunikasi Indonesia (SPTI) resmi membentuk Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Kota Medan. Pembentukan tersebut ditandai dengan audiensi sekaligus penyerahan berkas pembentukan serikat pekerja kepada Dinas Ketenagakerjaan Kota Medan, Selasa 1 September 2026.

img_title Permintaan Ayam di Sumut Meningkat Gara-Gara MBG, KPPU Ingatkan Petingnya Keseimbangan Pasokan

Ketua Umum Federasi SPTI, Guntur Okto Risboa Tondang, mengatakan pembentukan DPC Kota Medan merupakan langkah awal untuk memperkuat organisasi pekerja telekomunikasi sekaligus menjadi wadah bagi para pekerja dalam memperjuangkan hak dan kepentingan mereka.

“Hari ini Federasi Serikat Pekerja Telekomunikasi Indonesia telah audiensi dan menyerahkan berkas pembentukan serikat pekerja ke Dinas Ketenagakerjaan Kota Medan,” ujar Guntur.

img_title Tercatat 47 Kali Karhutla di Sumut, dengan Area Terbakar Capai 273,87 Hektar

Dalam audiensi ke Disnaker Medan tersebut turut hadir Penasehat Federasi SPTI Dr. Tuangkus Hariandja, MM, Kuasa Hukum Ranto Sibarani, SH, MH, Ketua DPD SPTI Sumatera Utara Godfried Simatupang, Ketua DPC SPTI Kota Medan Fernando Siagian, serta sejumlah anggota.

Federasi SPTI juga mengajak seluruh pekerja di sektor telekomunikasi untuk bergabung dan bersama-sama memperkuat organisasi dalam memperjuangkan hak serta kepentingan pekerja.

img_title Ini Agenda Kunjungan Kerja Wapres Gibran di Sumatera Utara

Guntur menyebutkan, DPC Kota Medan merupakan DPC pertama yang dibentuk Federasi SPTI. Sebelumnya, struktur Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Federasi SPTI telah terbentuk di lima provinsi, yakni Sumatera Utara, Riau, Sumatera Selatan, DKI Jakarta, dan Jawa Barat.

“DPC pertama kali kita bentuk adalah DPC Kota Medan. Ke depannya kami akan mengajak semua teman-teman pekerja telekomunikasi untuk bergabung,” katanya.

Menurut Guntur, Federasi SPTI selanjutnya akan memperluas organisasi ke berbagai kabupaten dan kota. Sasaran keanggotaan mencakup para pekerja di berbagai bidang telekomunikasi, mulai dari maintenance, operation, hingga instalasi.

“Kami akan bergerak ke kabupaten/kota, mengajak teman-teman maintenance, operation, begitu juga teman-teman instalasi untuk bergabung bersama Federasi SPTI,” ujarnya.

Dalam menjalankan perjuangan dan pendampingan terhadap anggota, Federasi SPTI juga menegaskan akan mendapatkan pendampingan hukum dari Ranto Sibarani, SH, MH selaku kuasa hukum. Guntur mengatakan saat ini sudah terdapat sejumlah persoalan ketenagakerjaan khususnya telekomunikasi yang tengah mendapatkan pendampingan hukum.

Salah satunya terkait laporan pekerja di Kota Medan mengenai pembayaran kontrak kerja yang belum dibayarkan oleh salah satu perusahaan konstruksi.

Halaman Selanjutnya
img_title