Kasus Pembunuhan Sopir Taksi Online di Deli Serdang Terungkap, Pelaku Dibekuk Polisi

Ilustrasi tersangka diborgol.
Sumber :
  • istockphoto.com

Medan, VIVA MedanDirektorat Reserse Kriminal Umum Polda Sumut berhasil meringkus pelaku pembunuhan sopir taksi online, berinsial RA (25), yang jasadnya ditemukan di perkebunan tebu, Bulu Cina, Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang, Jumat dini hari, 14 Agustus 2026.

img_title Kronologi Pembunuhan di Langkat, ​Motifnya: Dendam di Balik Pencurian Sawit Berujung Maut

Penangkapan pelaku pembunuhan sopir taksi online itu, dipimpin langsung oleh Kasubdit III Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sumut, Kompol. Jama Kita Purba. 

Pelaku yang belum diketahui identitasnya dan berjumlah sekitar dua orang itu, diamankan di Jalan Yos Sudarso, Pulo Brayan, Kota Medan, Jumat sore, 14 Agustus 2026.

img_title Polisi Tangkap Pria Lansia yang Rampok dan Sekap Dokter di Dairi, Ternyata Pelaku Pasien Korban

Kasubdit III Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sumut, Kompol. Jama Kita Purba membenarkan penangkapan terhadap pelaku pembunuhan sopir taksi online itu. Kini, para pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif di Polda Sumut. 

Dari foto yang beredar di kalangan wartawan, terlihat seorang pelaku harus diberikan timah panas di bagian kedua kakinya. 

img_title Polisi Ringkus Pelaku Pencuri Mesin Kapal di Belawan Dibekuk Polisi, Korban Nelayan Alami Kerugian Rp17 Juta

Jasad driver taksi online, berinsial RA jadi korban tenggelaman.

Photo :
  • Ist/VIVA Medan

Berdasarkan data dihimpun, korban merupakan warga Jalan Setia Luhur, Kecamatan Medan Helvetia, Kota Medan. Korban juga merupakan driver taksi online, ditemukan warga sekitar sudah tak bernyawa dengan kondisi kaki terikat.

Sebelumnya, Jama mengungkapkan pihaknya melakukan penyidikan untuk mengungkap pelaku perampokan disertai pembunuhan. Karena, di lokasi kejadian dilaporkan tidak ditemukan mobil milik korban. 

"Dari keterangan awal yang didapat korban merupakan pengemudi taksi online. Namun, begitu kasusnya masih dalam penyelidikan," sebut Jama. 

Kuat dugaan pengemudi taksi online itu menjadi korban pencurian dengan kekerasan (curas) atau pembegalan oleh pelaku yang menyaru sebagai penumpang. Sebab mobil korban tidak ditemukan.