Garda Terdepan Pengelolaan Sampah, Pemulung di Medan Layak Dapat Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan

Penyerahan Kartu BPJS Ketenagakerjaan kepada Komunitas Perempuan Pemulung Terjun Kota Medan.
Sumber :
  • Ist/VIVA Medan

Medan, VIVA MedanKetua Kordinator Persatuan Wartawan Pemko Medan (PWPM) Muhammad Edison Ginting mendorong Pemerintah Kota Medan memperluas kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan bagi sekitar 16.000 pemulung yang bekerja di berbagai wilayah Kota Medan. 

img_title 2.788 Pohon Terdampak Pembangunan BRT, Pemko Medan Siapkan 61.170 Pohon Pengganti

Para pemulung dinilai memiliki risiko kerja yang tinggi, namun hingga kini hampir seluruhnya belummemperoleh perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.

Hal tersebut, disampaikan Edison Ginting saat menghadiri diskusi bertema "PemulungPerempuan dalam Waste Management dan Perjuangan sebagai Pekerja Hijau", yang dirangkaikan dengan peluncuran Komunitas Pemulung Perempuan TPA Terjun, Senin 27 Juli 2026.

img_title Proses Hukuman Disiplin Berat Menanti Eks Camat Medan Timur, Usai Terungkap Kasus Dugaan Jual Beli Jabatan

Kegiatan ini, diinisiasi Komunitas Jurnalis Ekonomi Sirkular dengan dukungan Persatuan Wartawan Pemko Medan (PWPM), serta menghadirkan Pemerintah Kota Medan, BPJS Ketenagakerjaan, Ikatan Pemulung Indonesia (IPI), pegiatlingkungan, tenaga kesehatan, dan jurnalis. 

ME Ginting mengatakan media memilikitanggung jawab moral untuk mengangkat persoalan kelompok masyarakat yang selamaini belum banyak mendapatkan perhatian, termasuk pemulung yang setiap haribekerja di lingkungan dengan risiko kecelakaan tinggi.

img_title Skandal Kasus Eks Camat Medan Timur, Anggota DPRD Fauzi Desak Rico Waas Bongkar Keterlibatan Oknum Pejabat

Menurutnya,pemulung merupakan bagian penting dari sistem pengelolaan sampah Kota Medan.Mereka membantu mengurangi timbunan sampah sekaligus menyelamatkan materialyang masih memiliki nilai ekonomi agar kembali masuk ke rantai daur ulang.

Karena itu, sudah seharusnya mereka memperoleh perlindungan yang layak melaluiBPJS Ketenagakerjaan.

"PWPM mendukung upaya agar para pemulung mendapatkan perlindungan BPJSKetenagakerjaan. Ini bukan hanya soal jaminan sosial, tetapi juga bentukpenghargaan kepada mereka yang setiap hari menjaga lingkungan dan membantumengurangi beban pengelolaan sampah Kota Medan," ujar ME Ginting

Dia menegaskan, persoalan perlindungan pekerja informal tidak dapat diselesaikanoleh satu pihak saja. Diperlukan kolaborasi antara pemerintah, BPJSKetenagakerjaan, dunia usaha, komunitas, dan media agar semakin banyak pekerjarentan memperoleh perlindungan.

"Kami mengajak seluruh pihak bersama-sama mengawal upaya ini. Media siap menjadijembatan yang menyampaikan aspirasi masyarakat sekaligus mengawal kebijakanagar benar-benar menyentuh mereka yang membutuhkan," katanya.

PWPM juga mengapresiasi langkah awal pemberian BPJS Ketenagakerjaan kepada 10perempuan pemulung yang tergabung dalam Komunitas Pemulung Perempuan TPATerjun. Langkah tersebut dinilai menjadi titik awal untuk memperluasperlindungan kepada ribuan pemulung lainnya di Kota Medan.

Dalam kesempatan itu, Ketua Ikatan Pemulung Indonesia (IPI) Kota Medan, Sugianta,menyampaikan terdapat lebih 

Halaman Selanjutnya
img_title