Ledakan Dahsyat Grand Polonia Medan Dipicu Akumulasi Gas, PGN : Kami Cari Titik Kebocoran

Kondisi rumah mewah rusak parah akibat ledakan dahsyat terjadi Kompleks elit Grand Polonia, Kota Medan.
Sumber :
  • Bagus Syahputra/VIVA Medan

“Istilah detonasi ini sebenarnya untuk menggambarkan kecepatan bakar. Jadi, kalau seketika kebakaran itu terjadi, maka itu dikatakan detonasi. Jadi, sama itu dengan kebakaran,” kata Roy.

img_title Keren! Personel SPN Polda Sumut Bripda Jamal Sabet Juara 1 Taekwondo Piala Pangdam I Bukit Barisan

Roy untuk memantangkan penyelidikan dan olah TKP, tim gabungan kepolisian akan melakukan pembongkaran jaringan pipa gas yang tertanam di dalam dinding bangunan di rumah korban itu. Kondisi tersebut, membuat tim harus membongkar sebagian konstruksi rumah sebelum melakukan pengujian setiap segmen pipa.

“Pipa yang di sana sangat panjang dan semua tertanam di dalam tembok. Tentu harus membobol tembok-tembok untuk mengeluarkan pipa tersebut. Setelah itu akan diuji per segmen,” jelas Roy.

img_title Rumah Warga di Medan Diterjang Puting Beliung, Pertamina Sumbagut Gerak Cepat Salurkan Bantuan

Roy mengatakan untuk mengurai dan memproses uji kebocoran gas keseluruhan, pemeriksaan atau olah TKP akan kembali dilanjutkan pada Jumat 24 Juli 2026.

“Kami akan memanggil tim konstruksi untuk membobol tembok dan mengeluarkan pipa-pipa yang ada di dalam tembok. Selanjutnya dilakukan pengujian bersama PGN,” ucap Roy.

img_title Rumah Warga di Medan Johor yang Rusak Diterjang Puting Beliung, Gubernur Sumut Pastikan Dibangun Kembali

Dalam proses tersebut, PT PGN akan memimpin pengujian teknis kebocoran pipa, sedangkan tim Labfor Polda Sumut mendampingi untuk memastikan hasil pemeriksaan.

“Untuk leak test ini kami akan mengikuti PGN karena mereka yang lebih berpengalaman melakukan pengujian. Kami mendampingi untuk melihat bersama-sama di mana titik kebocorannya,” tutur Roy.

Kasubbid Fiskom Bidang Lab Polda Sumut, AKBP Roy Tenno Siburian (kiri).

Photo :
  • Bagus Syahputra/VIVA Medan

Sementara itu, General Manager Sales and Operation Regional I PGN, Andi Sangga Prasetia mengungkap penghentian aliran gas dilakukan semata-mata, untuk menjamin keselamatan warga serta memudahkan proses penyelidikan bersama aparat kepolisian.

"Prinsipnya, demi alasan keselamatan kami masih menutup aliran gas di Perumahan Grand Polonia. Kami juga melakukan simulasi pengaliran menggunakan CNG agar bersama kepolisian dapat mencari titik kebocoran secara akurat," jelas Andi Sangga.

Andi menjelaskan, PGN mendatangkan Compressed Natural Gas (CNG) dalam tabung, untuk melakukan simulasi pengaliran gas ke jaringan pipa. Langkah tersebut dilakukan agar penyidik dapat mengidentifikasi titik kebocoran tanpa membuka kembali distribusi gas ke seluruh kawasan.

Di sisi lain, PGN menegaskan belum menyimpulkan bahwa jaringan gas mereka menjadi penyebab utama ledakan. Menurut Andi, hal tersebut masih menunggu hasil investigasi resmi yang dilakukan bersama kepolisian.

Halaman Selanjutnya
img_title