Ledakan Dahsyat Grand Polonia Medan Dipicu Akumulasi Gas, PGN : Kami Cari Titik Kebocoran
- Bagus Syahputra/VIVA Medan
Medan, VIVA Medan–Hasil sementara investigasi dan olah TKP ledakan dahsyat di Kompleks Grand Polonia, Kecamatan Medan Polonia, Kota Medan. Tim gabungan kepolisian menyimpulkan ledakan terjadi akibat akumulasi gas metana (CH4), yang bocor.
Hal itu, diungkapkan oleh Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Sumut, Kombes Pol. Ferry Walintukan. Ia mengatakan bahwa akumulasi gas metana bocor, yang terperangkap di dalam bangunan hingga kemudian tersulut sehingga terjadi ledakan besar.
"Hasil pemeriksaan Laboratorium Forensik menunjukkan adanya gas metana (CH4). Gas tersebut, terakumulasi di dalam ruangan dan kemudian terjadi, penyulutan yang mengakibatkan ledakan," kata Ferry kepada wartawan, di lokasi kejadian, Kamis malam, 23 Juli 2026.
Tapi, Ferry mengatakan penyidik menegaskan proses investigasi belum selesai. Hingga saat ini, tim gabungan masih melakukan leak test atau uji kebocoran terhadap jaringan pipa gas untuk memastikan lokasi pasti sumber kebocoran yang memicu akumulasi gas tersebut.
Ferry menjelaskan temuan tersebut menjadi dasar penyidik untuk memperdalam penyelidikan. Namun, polisi belum dapat menyimpulkan dari bagian mana gas tersebut keluar karena proses pengujian terhadap seluruh jaringan pipa masih berlangsung.
"Kami belum bisa memastikan titik kebocorannya. Tim Labfor masih melakukan leak test terhadap jaringan pipa agar diketahui secara ilmiah lokasi kebocoran yang menyebabkan akumulasi gas tersebut," tutur Ferry.
Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol. Ferry Walintukan (tengah).
- Bagus Syahputra/VIVA Medan
Polda Sumatera Utara menegaskan seluruh proses penyelidikan dilakukan secara objektif dan berbasis pembuktian ilmiah. Hasil akhir investigasi, termasuk sumber kebocoran, penyebab penyulutan, serta kemungkinan adanya unsur kelalaian, akan disampaikan setelah seluruh rangkaian pemeriksaan teknis selesai dilakukan.
Kasubbid Fiskom Bidang Laboratorium Forensik Polda Sumut, AKBP Roy Tenno Siburian, memastikan pemicu ledakan besar dikarenakan pipa gas tanam bocor. Pihak kepolisian masih menelusuri titik mana saja, yang terindikasi bocor tersebut.
“Kalau dikatakan kendala tentang apa penyebab ledakan ini, tidak lagi. Kemarin kami sudah menyampaikan bahwa ini, terjadi kebakaran gas yang bocor yang memenuhi ruangan di dalam rumah,” ucap Roy kepada wartawan di lokasi kejadian, Kamis malam, 23 Juli 2026.
Roy mengatakan dalam olah TKP dan investigasi di lokasi kejadian tersebut. Penyelidikan bukan menunjukkan penyebab berbeda, melainkan menggambarkan proses pembakaran yang berlangsung sangat cepat.