Polisi Olah TKP Lokasi Ledakan Dahsyat di Grand Polonia Medan, Telusuri Dugaan Kebocoran Gas

Kondisi rumah mewah rusak parah akibat ledakan dahsyat terjadi Kompleks elit Grand Polonia, Kota Medan.
Sumber :
  • Bagus Syahputra/VIVA Medan

Medan, VIVA Medan–Pasca ditemukan seluruh korban tewas dan selamat, tim gabungan kepolisian melakukan olah TKP dan investigasi penyebab ledakan dahsyat, di Kompleks Grand Polonia, Kecamatan Medan Polonia, Kota Medan, untuk memasok gas ke rumah-rumah di perumahan elit tersebut. 

img_title Transaksi dari Balik Jendela Rumah, Tiga Wanita Pengedar Sabu di Deli Serdang Diciduk Polrestabes Medan

Tim gabungan kepolisian terdiri, Labfor Polda Sumut, Brimob Polda Sumut, Inafis Polrestabes, PT PGN dan pihak terkait. Olah TKP dilakukan di rumah mewah nomor 3B milik berinisial C, dan sekitar lokasi ledakan tersebut, Rabu 22 Juli 2026.

Usai ledakan terjadi pada Senin sore, 20 Juli 2026, sekitar pukul 15.30 WIB. Tiga korban selamat yakni, anak pemilik rumah, berinisial J. Balita berusia 2 tahun sedang menjalani perawatan di rumah sakit. Seorang pria, berinisial H, yang merupakan orang tua dari pemilik rumah. Namun, dalam kondisi sehat dan tidak dirawat di rumah sakit.

img_title Edarkan Vape Narkoba Seharga Rp2,1 Juta, Wanita Cantik Ini Diringkus Polrestabes Medan

Korban selamat selanjutnya, seorang pria berinisial YMH sebagai kurir barang. Dimana, saat kejadian sedang mengantar barang di rumah mewah tersebut dan dia terkena ledakan besar itu dan dilarikan ke rumah sakit. 

Kemudian, pada Selasa 21 Juli 2026. Tim gabungan melakukan evakuasi terhadap tiga korban tewas yakni, seorang wanita, yang merupakan istri pemilik rumah, berinisial J, dan dua asisten rumah tangga, masing-masing berinisial R dan S.

img_title Bobby Nasution Raih Penghargaan dari Pemerintah Pusat, Pemprov Sumut Diganjar 300 Unit Bantuan Bedah Rumah

"Baik, puji Tuhan yang paling penting misi kemanusiaan kita mencari korban evakuasi sudah terlaksana. Ini yang paling penting," kata Kapolrestabes Medan, Kombes Pol. Jean Calvijn Simanjuntak kepada wartawan, di lokasi kejadian. 

Kapolrestabes Medan, Kombes Pol. Jean Calvijn Simanjuntak.

Photo :
  • Bagus Syahputra/VIVA Medan

Yang kedua, Calvijn mengatakan pihaknya akan menjaga area ini tetap status quo. Karena masih ada tahap kedua, yaitu melakukan penyelidikan dan olah TKP serta investigasi terhadap penyebab ledakan tersebut. 

"Tahap kedua adalah memastikan alat-alat bukti yang akan kita cari. Kita lakukan secara induktif dan deduktif. Dan di samping itu, masih banyaknya barang-barang milik pemilik yang harus kita lakukan pendataan. Apakah itu nanti ada kaitan dengan alat bukti dan barang bukti, atau untuk barang-barang yang akan kita kembalikan kepada pemiliknya," jelas Calvijn. 

Halaman Selanjutnya
img_title