Penyebab Ledakan Dahsyat di Grand Polonia Medan, Rico Waas : Indikasi Awal Mengarah Kebocoran Gas
- Bagus Syahputra/VIVA Medan
Medan, VIVA Medan–Tim gabungan kepolisian dibantu TNI tengah melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab tragedi ledakan dahsyat yang terjadi di sebuah rumah mewah, Kompleks elit Grand Polonia, Kecamatan Medan Polonia, Kota Medan, Senin sore, 20 Juli 2026, sekitar pukul 15.30 WIB.
Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas mengakui sudah menerima laporan dari pihak kepolisian apa dugaan penyebab ledakan besar tersebut, indikasi awal mengarah pada dugaan kebocoran gas.
Hal itu, diungkapkan oleh Rico Waas saat meninjau langsung proses evakuasi korban di lokasi kejadian tersebut. Termasuk melihat proses pencarian dan evakuasi korban dilakukan tim SAR Gabungan.
Namun, Rico Waas mengungkapkan penyebab pasti masih menunggu hasil penyelidikan dari Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Polda Sumut.
"Indikasi awal memang mengarah pada adanya kebocoran gas. Tetapi nanti Puslabfor yang akan menjelaskan secara lebih detail apa penyebab pastinya. Ini harus dipastikan terlebih dahulu agar tidak terjadi kekeliruan," ucap Rico Waas.
Walikota Medan, Rico Waas.
- dok Pemko Medan
Dugaan sementara ledakan terjadi di rumah mewah itu, ada indikasi kebocoran pipa gas tanam, yang menyebabkan kerusakan parah bangunan rumah hingga menewaskan tiga orang dan tiga korban selamat.
Kapolrestabes Medan, Kombes Pol. Jean Calvijn Simanjuntak menjelaskan penyelidikan tersebut, melibatkan Polri, TNI, PGN dan pihak terkaitnya. Sehingga diharapkan dapat benang merah apa menjadi penyebab ledakan tersebut, terjadi.
"Saat ini, kami juga sudah bersama dari teman-teman TNI ya, untuk melakukan assesmen atau melakukan investigasi, bersama. Karena tadi, kita sudah melakukan pengecekan sementara di dalam pasca assesmen. Pasca investigasi yang dilakukan Polri dan Brimob dan dilakukan oleh dari Labfor yang kami katakan dugaan awalnya seperti itu," jelas Calvijn di lokasi kejadian.
Calvijn mengungkapkan bila ada temuan kebocoran pipa gas tanam tersebut, harus diperkuat dengan investigasi dengan mengumpulkan barang bukti hingga keterangan saksi-saksi.
"Nanti kita lihat, tetapi dugaan awal hasil investigasi kita melihat adanya kandungan gas yang ada di dalam rumah TKP. Maka itu, kita perlu waktu untuk memastikan bahwa apakah unsur yang tadi, sampaikan itu ada antara kelalaian dan lainnya," kata Calvijn.