Investigasi Ledakan Dahsyat di Grand Polonia Medan, Polisi Telusuri Dugaan Kebocoran Gas dari Dapur
- Bagus Syahputra/VIVA Medan
Medan, VIVA Medan –Tim gabungan kepolisian sudah melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab ledakan tragedi dahsyat yang terjadi di sebuah rumah mewah, Kompleks elit Grand Polonia, Kecamatan Medan Polonia, Kota Medan, Senin sore, 20 Juli 2026, sekitar pukul 15.30 WIB.
Dugaan sementara ledakan terjadi di rumah mewah itu, ada indikasi kebocoran pipa gas tanam, yang menyebabkan kerusakan parah bangunan rumah hingga menimpa tiga orang dan tiga korban selamat.
Kapolrestabes Medan, Kombes Pol. Jean Calvijn Simanjuntak menjelaskan penyelidikan tersebut, melibatkan Polri, TNI, PGN dan pihak terkaitnya. Sehingga diharapkan benang merah apa yang menyebabkan ledakan tersebut, terjadi.
"Saat ini, kami juga sudah bersama dari teman-teman TNI ya, untuk melakukan assesmen atau melakukan investigasi, bersama. Karena tadi, kami sudah melakukan pengecekan sementara di dalam pasca assesmen. Pasca investigasi yang dilakukan Polri dan Brimob dan dilakukan oleh dari Labfor yang kami katakan dugaan awal seperti itu," jelas Calvijn di lokasi kejadian.
Kapolrestabes Medan, Kombes Pol. Jean Calvijn Simanjuntak.
- Bagus Syahputra/VIVA Medan
Calvijn mengungkapkan bila ada temuan bocoran pipa gas tanam tersebut, harus diperkuat dengan investigasi dengan mengumpulkan barang bukti hingga keterangan Saksi-saksi.
Nanti kita lihat, tetapi dugaan awal hasil investigasi kita melihat adanya kandungan gas yang ada di dalam rumah TKP. Oleh karena itu, kita memerlukan waktu untuk memastikan bahwa apakah tidak yakin yang tadi, sampaikan itu ada antara kelalaian dan lainnya, kata Calvijn.
Sementara itu, Kasubbid Fisika dan Komputer (Fiskom) Bidang Lapfor Polda Sumut, AKBP. Roy Tenno Siburian menjelaskan hasil investigasi sementara ada tekanan gas yang berasal dari rumah korban tersebut.
"Bahwa hasil yang sudah kita temukan, kerusakan yang terjadi itu ciri khas menunjukkan bahwa tekanan ini, semua dari dalam rumah. Artinya, ada di sana tekanan yang kuat, yang membuat sampai yang dinding atau barang-barang yang lain itu, roboh di sana," jelas Roy.
Tim SAR Gabungan melakukan pencarian terhadap dua korban diduga masih tertimbun bangunan di rumah mewah, Komplek Grand Polonia Medan.
- Bagus Syahputra/VIVA Medan
Ada dugaan ledakan tersebut, berasal dari dapur rumah korban. Roy mengungkapkan ada kompor tanam hingga pintu terbuka dan mengalami kerusakan parah. Ditambah di dapur ada terminal gas.