Korban Terakhir Ledakan di Grand Polonia Medan Ditemukan Tewas, Total 3 Jasad dan 3 Korban Selamat Berhasil Dievakuasi

Tim SAR Gabungan melakukan pencarian terhadap dua korban diduga masih tertimbun reruntuhan bangunan di rumah mewah, Komplek Grand Polonia Medan.
Sumber :
  • Bagus Syahputra/VIVA Medan

Medan, VIVA MedanTim SAR Gabungan kembali berhasil menemukan dan mengevakuasi korban tewas yang ketiga dalam tragedi ledakan dahsyat yang terjadi di sebuah rumah mewah, Kompleks elit Grand Polonia, Kecamatan Medan Polonia, Kota Medan.

img_title Aksi Kejar-kejaran dan Tembakan Peringatan Warnai Penggerebekan Sarang Narkoba di Rel KA Tembung

Kapolrestabes Medan, Kombes Pol. Jean Calvijn Simanjuntak mengungkapkan jasad ketiga, berhasil ditemukan dan dievakuasi pada Selasa petang, 21 Juli 2026, sekitar pukul 18.00 WIB. Korban tewas ini, merupakan korban keenam yang dievakuasi tim SAR Gabungan. 

"Puji Tuhan, tepat pukul 18.00 atau jam 06.00 sore di hari ini, korban keenam dan terakhir sudah dapat dievakuasi," kata Calvijn kepada wartawan di lokasi kejadian.

img_title Usut Kematian Eks Istri Polisi di Medan, Komisi III DPR RI Jadwalkan RDPU Pekan Depan

Calvijn mengatakan jasad korban langsung dievakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit (RS) Bhayangkara, Kota Medan untuk dilakukan identifikasi dan otopsi."Sudah dapat dievakuasi dan saat ini dibawa ke rumah sakit, salah satu rumah sakit di Kota Medan," katanya. 

Proses evakuasi jasad kedua korban ledakan dahsyat di Grand Polonia Medan.

Photo :
  • Bagus Syahputra/VIVA Medan

img_title Komisi III DPR RI Desak Polda Sumut dan Polrestabes Medan Usut Kematian Winda Lorenza Secara Transparan dan Ilmiah

Dengan ini, Calvijn menyimpulkan bahwa seluruh korban berhasil dievakuasi dengan perincian, tiga korban selamat dan tiga korban dievakuasi dalam keadaan meninggal dunia.

"Dari keenam korban, sudah dapat disimpulkan bahwa yang sampai dengan saat ini, mengalami meninggal dunia ada 3 korban dan 3 lainnya terdiri dari 2 masih dalam perawatan dan satu sudah satu dapat dalam sehat boleh jadi," jelas Calvijn. 

Keenam korban tewas itu, terdiri seorang wanita, berinisial J yang merupakan istri dari pemilik rumah berinisial C. Dua korban lainnya, juga wanita sebagai asisten rumah tangga (ART) dan babysitter di rumah mewah tersebut. Kedua korban tewas ini, belum diketahui identitasnya. 

Korban selamat, yakni anak pemilik rumah, berinisial J. Balita berusia 2 tahun sedang menjalani perawatan di rumah sakit. Seorang pria, berinisial H, yang merupakan orang tua dari pemilik rumah. Namun, dalam kondisi sehat dan tidak dirawat di rumah sakit.

Kapolrestabes Medan, Kombes Pol. Jean Calvijn Simanjuntak.

Photo :
  • Bagus Syahputra/VIVA Medan

Korban selamat selanjutnya, seorang pria berinisial YMH sebagai kurir barang. Dimana, saat kejadian sedang mengantar barang terkena ledakan besar itu dan dilarikan ke rumah sakit. 

"Untuk penyelamatan dan untuk evakuasi para korban sudah dilakukan. Jadi terkait dengan fokus kami untuk mencari korban-korban itu sudah terlaksana puji Tuhan dan sekarang langkah kami selanjutnya adalah melengkapi seluruh investigasi yang ada," kata Calvijn.

Halaman Selanjutnya
img_title