Ratusan Personel Gabungan Dikerahkan, Fokus Evakuasi 2 Korban Tertimbun Reruntuhan Ledakan di Grand Polonia Medan

Tim SAR Gabungan melakukan pencarian terhadap dua korban diduga masih tertimbun reruntuhan bangunan di rumah mewah, Komplek Grand Polonia Medan.
Sumber :
  • Bagus Syahputra/VIVA Medan

Medan, VIVA MedanRatusan personel gabungan dikerahkan dalam pencarian dua korban yang diduga masih tertimbun reruntuhan bangunan akibat ledakan besar, yang terjadi di rumah mewah, Kompleks elit Grand Polonia, Kecamatan Medan Polonia, Kota Medan, Senin sore, 20 Juli 2026, sekitar pukul 15.30 WIB. 

img_title Tragis! Dua Warga Labura Tewas Tertemper KA Putri Deli di Kabupaten Sergai

Evakuasi tersebut, melibatkan Basarnas Medan, Brimob Polda Sumut, Direktorat Samapta Polda Sumut, TNI AU, Dinas Pekerjaan Umum Kota Medan, Dinas Pemadam Kebakaran Kota Medan.

"Perkembangan saat ini, tim SAR gabungan berjumlah 300 sampai 400 orang dengan 3 unit ekskavator dan 1 unit crane, akan mencoba melaksanakan proses evakuasi, yang kita fokuskan pada lantai 2 dari bangunan yang runtuh tersebut," ungkap Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan, Hery Marantika kepada wartawan di lokasi kejadian, Selasa 20 Juli 2026.

img_title Gegara Babi Rusak Kebun Sawit, Petani di Tapsel Tembak Tetangga hingga Tewas

Hery mengatakan segala upaya dilakukan untuk mengevakuasi dua korban yang masih tertimbun tersebut. Pihaknya, mefokuskan evakuasi di lantai 3 rumah mewah nomor 3B di Grand Polonia Medan itu.​"Indikasi memang masih ada 2 korban lagi (tertimbunl, yang sedang kita upayakan untuk kita evakuasi," ucap Hery.

Hery mengakui pihaknya mengalami kesulitan mengevakuasi korban, karena terdapat material bangunan yang mudah roboh, akibat ledakan dasat tersebut. 

img_title Dokter Forensik Beberkan Karakteristik Luka Tembak Dialami Eks Istri Polisi di Medan

"Tantangan tim SAR gabungan di lokasi adalah yang pertama, ya, adalah akses menuju lantai 2 itu sangat sempit, itu yang pertama itu. Yang kedua, material-material bangunan runtuh ini mengalami labilitas. Sehingga membahayakan tim SAR gabungan pada saat masuk ke lantai 2 dan 3 rumah itu," jelas Hery.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan, Hery Marantika.

Photo :
  • Bagus Syahputra/VIVA Medan

Hery juga menjelaskan Tim SAR Gabungan berhasil mengevakuasi seorang korban tewas dari rumah mewah tersebut, yang meledak itu, pada Selasa dini hari, 21 Juli 2026.

"Betul, jadi pukul 02.20 WIB dini hari tadi malam, kita temukan satu orang korban jenis kelamin perempuan dan sudah kita evakuasi dan kita sudah serahkan ke pihak keluarga," ungkap Hery.

Berdasarkan data sementara dari Basarnas Medan, diduga terdapat tujuh orang yang berada di lokasi saat terjadi ledakan besar itu. Dimana, 4 orang berhasil selamat, yaitu Jeavelin berusia 2 tahun, seorang pria yang belum diketahui identitasnya, Hasan selaku sopir, dan seorang kurir, belum diketahui identitasnya dan seorang orang ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. 

Halaman Selanjutnya
img_title