Pembenahan Belawan Keseluruhan, Rico Waas Sebut Menjadi Prioritas Pemko Medan dalam Pembangunan Berkelanjutan

Walikota Medan, Rico Waas.
Sumber :
  • dok Pemko Medan

Selain persoalan lahan, Rico Waas juga menyoroti perlunya penataan kawasan permukiman sebagai solusi jangka panjang menghadapi banjir rob yang terus terjadi di Belawan. Menurutnya, relokasi harus dipersiapkan secara matang, tidak hanya menyediakan rumah, tetapi juga menjamin keberlangsungan pekerjaan masyarakat.

img_title Terima Audiensi PWPM, Wali Kota Medan Ajak Insan Pers Bersinergi Wujudkan Pembangunan Berkelanjutan

Ia menyinggung pengalaman relokasi ke Kampung Nelayan yang tidak berjalan optimal karena sebagian warga memilih kembali ke tempat asal bahkan menjual rumah yang diberikan akibat lokasi dinilai terlalu jauh dari mata pencaharian mereka.

"Relokasi harus disiapkan bersama pekerjaannya juga. Infrastruktur dibenahi secara bertahap. Dengan rob yang terus datang, kita harus memetakan solusi dengan benar," ujarnya.

img_title 'Medan untuk Semua', Rico Waas Minta Warga Jadi Agen Harmoni dan Junjung Tinggi Toleransi

Rico Waas mengungkapkan pada 15 atau 16 Juli mendatang dirinya dijadwalkan bertemu Kementerian Pekerjaan Umum untuk membahas pembangunan tanggul rob Belawan. Menurutnya, desain tanggul sebenarnya telah tersedia, namun masih terdapat penolakan dari sebagian masyarakat sehingga perlu dicarikan solusi bersama.

Dalam kesempatan itu, ia juga akan mengusulkan normalisasi Sungai Deli sebagai bagian dari upaya pengendalian banjir di kawasan utara Kota Medan.

img_title Saat Medan Diterjang Banjir, Kisah Rico Waas Ulurkan Tangan untuk Bencana Aceh Tamiang

Ia berharap pembenahan Belawan dilakukan secara menyeluruh dan berkelanjutan. Kawasan-kawasan kumuh, menurutnya, harus ditata dengan pendekatan yang humanis tanpa mengabaikan penegakan aturan.

"Aturan harus ditegakkan, tetapi fasilitas juga harus kita siapkan. Kalau direlokasi, sekolah kita bantu, fasilitas kita siapkan. Yang penting bagaimana kita berbuat untuk manusia," katanya.

Menurut Rico Waas, kawasan yang telah direlokasi nantinya dapat dimanfaatkan menjadi daerah resapan air, ruang terbuka hijau maupun fasilitas publik lainnya seperti perpustakaan.

Di akhir pertemuan, Rico Waas mengungkapkan mimpinya menjadikan Belawan sebagai kawasan modern dengan pusat ekonomi yang tumbuh kuat.

"Saya punya mimpi besar Belawan berubah, punya mal, ekonominya berkembang. Tapi Pemko Medan tidak mungkin bekerja sendiri. Kita harus punya strategi bersama agar perusahaan mau masuk. Kalau infrastruktur belum baik dan SDM belum siap, investasi juga akan sulit datang," ucapnya.

Sementara itu, Ketua DPP Lembaga Masyarakat Belawan, Effendy, menyatakan organisasinya siap mendukung berbagai program pembangunan yang dijalankan Pemerintah Kota Medan di Belawan.

Halaman Selanjutnya
img_title