Kinerja Positif Bank Mestika, Sepajang 2025 Mencatatkan Laba Bersih Sebesar Rp 319,98 Miliar

Presiden Direktur Bank Mestika, Achmad S. Kartasasmita bersama jajarannya saat konferensi pers pada RUPST 2025 Bank Mestika.
Sumber :
  • Bagus Syahputra/VIVA Medan

Medan,VIVA MedanSepanjang tahun 2025, PT Bank Mestika Dharma Tbk atau disebut dengan Bank Mestika, menunjukkan kinerja positif, dengan mencatatkan laba bersih sebesar Rp 319,98 miliar. Kemudian, perseroan tetap membukukan pertumbuhan kredit, peningkatan dana pihak ketiga (DPK), serta penguatan permodalan.

img_title Mei 2026, BSI Bukukan Laba Rp3,39 Triliun dengan Tumbuh 16,73 Persen

Hal itu, terungkap dalam paparan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST), Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB), dan Paparan Publik PT Bank Mestika Dharma (Tbk), di Grand City Hall, Kota Medan, Selasa 8 Juni 2026.

Presiden Direktur Bank Mestika, Achmad S. Kartasasmita, menjelaskan untuk total aset Bank Mestika hingga akhir 2025 mencapai Rp16,67 triliun, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp16,58 triliun. 

img_title Setengah Abad Perjalanan Perusahaan, INALUM Cetak Rekor Kinerja dan Operasional Tertinggi

Dari sisi intermediasi, kredit yang disalurkan tumbuh dari Rp10,83 triliun pada 2024 menjadi Rp11,23 triliun pada 2025 atau naik sekitar 3,65 persen. Sementara DPK meningkat menjadi Rp10,99 triliun dari Rp10,29 triliun pada tahun sebelumnya. 

'Selain itu, ekuitas perseroan meningkat menjadi Rp5,45 triliun dari Rp5,09 triliun pada 2024. Rasio kecukupan modal (CAR) juga tetap kuat di level 46,49 persen, naik dari 44,93 persen pada tahun sebelumnya," kata Achmad. 

img_title Komisi XIII DPR RI Apresiasi Kinerja Imigrasi Sumut, Dukung Pembentukan Kantor Imigrasi Baru

Presiden Direktur Bank Mestika, Achmad S. Kartasasmita bersama jajarannya saat konferensi pers pada RUPST 2025 Bank Mestika.

Photo :
  • Bagus Syahputra/VIVA Medan

Namun begitu, ia mengungkapkan bahwa sejumlah indikator profitabilitas mengalami penyesuaian. Return on Assets (ROA) tercatat 2,49 persen dan Return on Equity (ROE) sebesar 6,10 persen. Sementara rasio kredit bermasalah (NPL) gross berada pada level 1,56 persen dan NPL net sebesar 0,81 persen. 

Achmad mengatakan Bank Mestika saat ini didukung jaringan operasional yang terdiri dari 1 Kantor Pusat Operasional, 14 Kantor Cabang, 39 Kantor Cabang Pembantu, 13 Kantor Cabang Pembantu Pelayanan Kas serta 54 mesin Cash Recycling Machine (CRM) yang terhubung dengan jaringan ATM Bersama. 

Menurutnya, pembukaan Kantor Cabang Semarang pada 2025 dilakukan setelah melihat potensi pertumbuhan ekonomi dan investasi yang terus berkembang di Jawa Tengah.

"Semarang memiliki pelabuhan yang sangat mendukung aktivitas ekspor. Selain itu, upah minimum regional di wilayah tersebut relatif lebih kompetitif dibandingkan daerah lain sehingga banyak perusahaan, termasuk investor dari China, membuka fasilitas produksi dan pusat operasional di Jawa Tengah," ujarnya.

Ia menjelaskan, masuknya investasi manufaktur dan industri pengolahan di kawasan tersebut menjadi salah satu pertimbangan utama perseroan membuka cabang baru. Selain melihat potensi ekonomi, Bank Mestika juga mengikuti kebutuhan nasabah eksisting yang mengembangkan usaha ke wilayah Semarang dan sekitarnya.

Halaman Selanjutnya
img_title