Polmed Gelar UTBK Jalur Mandiri Diikuti 878 Peserta, Direktur Idham: Terjadi Peningkatan Jumlah Pendaftar Tahun Ini
- dok Polmed
Medan,VIVA Medan–Politeknik Negeri Medan (Polmed) menggelar Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) jalur mandiri Tahun Akademik 2026/2027, diikuti 878 peserta, yang digelar di Kampus Polmed, Kota Medan, Senin 8 Juni 2026.
Direktur Polmed, Dr. Ir. Idham Kamil, S.T., M.T., bersama jajaran pimpinan memantau langsung pelaksanaan UTBK tersebut. Hal itu, untuk memastikan seluruh tahapan seleksi berjalan dengan baik.
"Peninjauan dilakukan di sejumlah ruang ujian guna melihat kesiapan sarana, sistem pelaksanaan, serta kondisi peserta selama mengikuti ujian," kata Idham Kamil.
Tahun ini, jumlah pendaftar jalur mandiri meningkat sekitar 15 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Minat masyarakat terhadap program pendidikan vokasi di Polmed terus bertumbuh seiring kebutuhan tenaga kerja yang memiliki kompetensi terapan di berbagai sektor industri.
Pada penerimaan mahasiswa baru jalur mandiri tahun ini, Polmed menawarkan 27 program studi yang terdiri atas 12 Program Diploma III (D3) dan 15 Program Sarjana Terapan (Diploma IV). Program-program studi tersebut mencakup berbagai bidang mulai dari bidang rekayasa dan teknologi, akuntansi, administrasi niaga, hingga teknologi informasi.
Direktur Polmed mengatakan peningkatan jumlah pendaftar menjadi indikator positif terhadap kepercayaan masyarakat kepada Polmed sebagai institusi pendidikan vokasi.
"Terjadi peningkatan jumlah pendaftar tahun ini, menunjukkan bahwa masyarakat semakin melihat pendidikan vokasi sebagai pilihan yang menjanjikan. Ini menjadi motivasi bagi kami, untuk terus meningkatkan kualitas layanan pendidikan, sarana pembelajaran, dan kompetensi lulusan agar tetap relevan dengan kebutuhan industri," ujar beliau.
Menurut Direktur, UTBK Jalur Mandiri menjadi salah satu instrumen untuk menjaring calon mahasiswa yang memiliki kemampuan akademik, motivasi belajar, dan kesiapan mengikuti pendidikan vokasi yang menitikberatkan pada penguasaan kompetensi dan keterampilan kerja.
Ia menambahkan, proses seleksi dilaksanakan secara objektif, transparan, dan akuntabel guna memperoleh calon mahasiswa terbaik yang nantinya akan dipersiapkan menjadi sumber daya manusia unggul dan siap kerja.
Selama pelaksanaan ujian, seluruh peserta mengikuti seleksi sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Sistem ujian berbasis komputer berjalan lancar dengan dukungan perangkat dan jaringan yang telah dipersiapkan oleh panitia.