Inovasi Pajak Daerah Pertama di Indonesia, Pemko Medan Luncurkan Qresto dengan Sistem Split Bill
- dok Pemko Medan
"Sushi Tei telah menunjukkan kesiapannya menjadi restoran yang transparan dan membantu negara. Saya minta logo Qresto segera dipasang sebagai penanda bahwa ini adalah restoran berintegritas," ujar Rico Waas di hadapan perwakilan manajemen Sushi Tei.
Acara peluncuran yang berlangsung khidmat ini ditandai dengan pertukaran dokumen strategi antara Pemko Medan dengan pihak perbankan, serta simulasi langsung penggunaan Qresto oleh Rico Waas saat membayar pesanan di restoran Sushi Tei sebagai pilot project.
Sementara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia, Provinsi Sumut, Rudy Hutabarat, menjelaskan program ini merupakan salah satu upaya Bank Indonesia untuk mendorong optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui digitalisasi transaksi keuangan.
“Kami percaya bahwa dengan sistem yang terintegrasi, pendapatan daerah akan meningkat dan akan digunakan untuk pembangunan, dan kesejahteraan rakyat,” Jelas Rudy seraya berharap penggunaan Qresto ini dapat digunakan di seluruh wilayah Sumatera Utara.
Ditempat yang sama, Direktur TI dan Operasional Bank Sumut, Sandhy Sofian mengatakan sinergitas antara Pemko Medan, BI dan Bank Sumut sangat bagus, sehingga aplikasi ini dapat diselesaikan dengan cepat.
“Mudah-mudahan Qresto ini dapat membantu Pemerintah Daerah dapat meningkatkan pendapatan pajak daerah,” harapnya.
Turut hadir dalam acara launching tersebut Kepala Perwakilan Bank Indonesia, Provinsi Sumut, Rudy Hutabarat, Kepala Kantor Perwakilan LPS I Medan, Jimmy Ardianto, Direktur TI dan Operasional Bank Sumut, Sandhy Sofian, serta Kepala Bapenda Kota Medan, M. Agha Novrian.