Kuliah Umum Milad ke-69 UMSU, Direktur PLN : Universitas Harus Menjadi Inkubator Talenta Energi Masa Depan
- Dok UMSU
Medan, VIVA Medan –Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara ( UMSU ) menggelar resepsi Milad ke-69 dan kuliah umum bersama Direktur Distribusi PT PLN , Arsyadany Ghana Akmalaputri, ST., MM bertajuk "Transisi Energi Menuju Kedaulatan dan Ketahanan Nasional" di Auditorium Kampus Jalan Muchtar Basri, Kota Medan, Sabtu 28 Februari 2026.
Dalam rangka mendukung ekosistem kendaraan listrik, Direktur PLN juga menyerahkan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di lingkungan kampus UMSU. Fasilitas ini diharapkan dapat dimanfaatkan oleh civitas akademika dan masyarakat luas.
Direktur Distribusi PT PLN (Persero) Arsyadany Ghana Akmala Puti, ST., MM mengucapkan selamat selamat UMSU telah memasuki usia ke-69. Dia menilai diusia ini UMSU telah menghidupkan pelita ilmu bagi masyarakat. Dia berharap kolaborasi energi bersih kampus bersama PLN dapat menyalakan pelita kedaulatan energi bagi masa depan bangsa.
Umum Arsyadany dalam kuliah menonjolkan konsep trilema energi, yakni keamanan energi (ketahanan energi), perpindahan energi (keberlanjutan energi), dan keterjangkauan energi (keterjangkauan energi).
“Ketiganya saling berkaitan. Jika satu lemah, ketahanan energi nasional akan terganggu. Energi tidak pernah netral karena selalu terkait politik dan ekonomi,” ujarnya.
Dia menyampaikan, pertumbuhan konsumsi listrik nasional saat ini berada di angka sekitar 3 persen. Di sisi lain, masih terdapat 10.068 desa yang belum teraliri listrik, hal tersebut menjadi tantangan besar dalam pemerataan energi di tengah kondisi geografis Indonesia.
“Transisi energi ini sebuah keharusan moral, namun di tengah isu global masih ada yang belum menikmati listrik, ini tantangan yang menjadi tugas kita bersama.” katanya.
Dalam mewujudkan transisi energi, diperlukan tiga landasan utama yaitu kepemimpinan, teknologi dan kebijakan. Dirut PLN juga mendorong kolaborasi penelitian dengan perguruan tinggi, termasuk kajian baterai yang saat ini sudah dilakukan bersama UMS, serta pengembangan green jobs lintas sektor.
“Universitas harus menjadi inkubator talenta energi masa depan. Kita membutuhkan generasi yang tidak hanya cerdas secara teknis, tetapi juga memiliki kesadaran kebangsaan,” ujarnya.
Sebelumnya, Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah sekaligus penasihat Khusus Presiden bidang Haji Prof. Dr. Drs. H. Muhadjir Effendy, MAP dalam Perayaannya menyampaikan ucapan selamat milad dan doa agar UMSU terus berkahi serta menjadi kampus impian yang amanah dan berkemajuan.