40 Ribu Pekerja Informal Medan Kini Terlindungi Jaminan Sosial, Rico Waas: Ikhtiar Konkret

Walikota Medan, Rico Waas.
Sumber :
  • dok Pemko Medan

Medan, VIVA MedanPemerintah Kota (Pemko) Medan meluncurkan gebrakan baru dalam memperkuat jaring pengaman sosial bagi pekerja informal dan rentan. Melalui program 'Upgrade New Empowering Kepala Lingkungan' yang dicanangkan bersama BPJS Ketenagakerjaan. Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menargetkan penambahan signifikan peserta jaminan sosial ketenagakerjaan hingga mencapai 100.050 pekerja yang terlindungi pada tahun ini.

img_title Tinjau Sekolah Retak dan Kekurangan Kelas, Wali Kota Medan Siap Bangun SDN 064999 Jadi Dua Lantai Tahun Depan

Program yang menjadikan Kepala Lingkungan (Kepling) sebagai ujung tombak ini telah membuktikan efektivitasnya. Data per 24 Februari 2026 menunjukkan, dari target awal 50.025 peserta, realisasinya telah mencapai 40.435 orang atau 80,83%. Bahkan, beberapa Kepling berprestasi berhasil mendaftarkan hingga 300 peserta.

"Ini bukan sekadar program administratif, tetapi ikhtiar konkret menjamin masa depan masyarakat dan mencegah munculnya keluarga miskin baru," tegas Wali Kota Rico dalam peluncuran program di Hotel Grand Central, Rabu 25 Februari 2026.

img_title Tinjau Rob Belawan, Wali Kota Medan Siapkan Solusi Jangka Pendek hingga Panjang Atas Banjir di Belawan

Ia menekankan, manfaat kepesertaan sangat luas, mulai dari santunan kecelakaan kerja, kematian, hingga beasiswa pendidikan anak hingga perguruan tinggi bagi peserta yang aktif minimal tiga tahun.

Melihat kesuksesan tahap awal, target per Kepling dinaikkan dari 25 menjadi 50 peserta. Dengan 2.001 Kepling yang aktif, potensi akuisisi peserta baru pada 2026 bisa menyentuh angka lebih dari 100 ribu. Capaian ini diharapkan mendongkrak Universal Coverage Jamsostek (UCJ) di Kota Medan secara signifikan.

img_title Sukses Jadi Tuan Rumah IMT-GT Ke-32, Sumut Cetak Sejarah Baru Bentuk Forum Sumatera 10

"Ke depan, kami ingin setiap kepala keluarga yang bekerja, baik formal maupun informal, punya perlindungan. Jika terjadi musibah, keluarga yang ditinggalkan tidak jatuh miskin," tutur Rico Waas.

Komitmen perlindungan juga ditegaskan BPJS Ketenagakerjaan. Hasil diskusi dengan Kepala Kantor Wilayah Sumatera Bagian Utara, I Nyoman Swarjaya, memastikan biaya perawatan akibat kecelakaan kerja akan ditanggung penuh tanpa batas nominal, selama sesuai ketentuan.

Kepala BPJS Kantor Medan Kota, Jefri Iswanto, menjelaskan program ini adalah bentuk komitmen bersama yang inovatif. 

"Medan adalah kota pertama di Indonesia yang secara sistematis melibatkan Kepala Lingkungan dalam perluasan perlindungan sosial ketenagakerjaan," ujarnya.

Kolaborasi diperkuat dengan penandatanganan dan implementasi Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan 10 Organisasi Perangkat Daerah (OPD), seperti Dinas Pariwisata dan Perhubungan, untuk mendata dan mengedukasi seluruh ekosistem pekerja di lingkungan pemerintah daerah.

Halaman Selanjutnya
img_title