Tak Cukup Infrastruktur, Pembangunan Kota Medan Harus Disertai dengan Moral dan Masa Depan Generasi Muda
- dok Pemko Medan
Medan, VIVA Medan–Pemerintah Kota (Pemko) Medan berkomitmen dalam pembangunan kota tidak cukup hanya berfokus pada infrastruktur seperti jalan dan gedung, tetapi juga harus menitikberatkan pada penjagaan moral serta masa depan generasi muda agar tetap berada di jalur yang benar.
Hal itu, disampaikan Wakil Wali Kota Medan, Zakiyuddin Harahap saat menerima Panitia Pelaksana Periodisasi Punguan Pasaribu Dohot Boruna (PPDB/PPRPI) Kota Medan di Balai Kota Medan, Rabu 25 Februari 2026.
Dalam pertemuan tersebut, Wakil Wali Kota Medan itu, juga menyoroti perlunya keterlibatan berbagai pihak dalam mencegah penyalahgunaan narkoba dan praktik judi online.
"Bahwa persoalan tersebut berdampak luas, mulai dari meningkatnya kriminalitas hingga gangguan ekonomi dan keharmonisan keluarga," ungkap Zakiyuddin Harahap.
Zakiyuddin, didampingi Kepala Kesbangpol Kota Medan Andi Mario Siregar, mengatakan modus peredaran narkoba kini semakin beragam dan sulit dikenali, termasuk penyamaran melalui rokok elektrik maupun permen.
"Kondisi ini, memerlukan kewaspadaan masyarakat secara kolektif, tidak hanya mengandalkan aparat pemerintah dan penegak hukum," ucap Wakil Wali Kota Medan itu.
Zakiyuddin Harahap juga mendorong organisasi kemasyarakatan untuk menyisipkan edukasi bahaya narkoba dan judi online dalam kegiatan rutin, termasuk pertemuan komunitas, kegiatan sosial, maupun forum keagamaan.
Menutup pertemuan, Zakiyuddin menyampaikan apresiasi atas kunjungan Punguan Pasaribu Dohot Boruna (PPDB/PPRPI) Kota Medan dan menyatakan kesiapan pemerintah kota mendukung kegiatan organisasi tersebut.
Sebelumnya, Ketua Panitia, Lamhot Pasaribu menyampaikan kegiatan periodisasi organisasi akan digelar di Bernada Hall pada 29 Maret 2026 dengan estimasi sekitar 1.000 peserta dari berbagai sektor di Kota Medan.
"Saya berharap Wakil Wali Kota dapat menghadiri kegiatan tersebut, sekaligus memperkuat sinergi dalam upaya pencegahan narkoba dan judi online," tutur Lamhot Pasaribu.