Bapenda Medan Terus Optimalkan Pendapatan Pajak Daerah Hingga Desember 2025
- B.S.Putra/VIVA Medan
Medan, VIVA Medan – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Medan, mencatat Januari hingga 30 September 2025, realisasi pengumpulan retribusi pajak mencapai Rp 2,12 triliun atau 62,69 persen dari target Rp 3,38 triliun.
Hal itu, diungkapkan oleh Kepala Bapenda Medan M Agha Novrian. Ia mengatakan dari 11 potensi pajak yang ada, retribusi pajak dari Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) dan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB), menjadi primadona dalam pengumpulan retribusi pajak tersebut.
"Data itu, dari target 11 mata pajak. Yang masih menjadi primadona adalah PBB dan BPHTB. Data retribusi pajak tersebut, terus bertambah hingga akhir tahun ini," ucap Agha kepada wartawan, Rabu 8 Oktober 2025.
Agha mengungkapkan disisa waktu sekitar tiga bulan ini pada tahun 2025. Pihak Bapenda Medan sudah menyiapkan sejumlah startegi untuk mencapai target, yang sudah ditetapkan tersebut.
"Ini sudah masuk triwulan terakhir, ada sejumlah strategi. Memang kita lebih menargetkan kalau PBB lebih yang besar-besar potensi pajaknya," jelas Agha.
Lalu, Bapenda Kota Medan juga terus menurunkan petugas penangih tunggakan pajak untuk menangih pajak dari wajib pajak yang menunggak tersebut.
"Tim petugas penunggak pajak itu, terdiri dari kepolisian, Jaksa, TNI, Satpol PP dan Bapenda Medan. Ada tim, satu minggu ada 2 titik yang dikejar, contohnya ada hotel yang menunggak pajak, tim tersebut mengejar itu," jelas Agha.
Agha juga memaksimalkan kinerja Unit Pelayanan Teknis (UPT) Bapenda Medan, dalam mengumpulkan pajak. Jadi, UPT tersebut berkerja sama dengan Camat, Lurah dan Kepala Lingkungan untuk melakukan imbauan membayar pajak tepat waktu dan jangan sampai menunggak.
"Kendalanya masih banyak tanah luas, tapi pemiliknya siapa dan pemiliknya ada di Jakarta atau diluar di Medan. Masyarakat ini, ada yang sadar bayar pajak dan ada juga harus imbau dulu, baru membayar," jelas Agha.
Meski mengalami kendala di lapangan dalam pengumpulan pajak tersebut. Agha mengatakan pihak Bapenda Medan, tetap melakukan langkah startegi dan inovasi agar retribusi pajak dapat dikumpulkan secara maksimal sesuai target ditetapkan.
"Kendala variasi di lapangan, tapi tetap melakukan startegi dan inovasi, bagaimana cara tertagih. Sehingga capaian pajak terus ditingkatkan kedepannya dengan langkah-langkah dan strategi dilakukan," sebut Agha.