Ayu Aulia Curhat Kehilangan Rahim, Sebut Bupati Inisial R

Ayu Aulia.
Sumber :
  • Instagram @ayuandiyantiaul

VIVA Medan - Curahan hati selebgram Ayu Aulia mengejutkan di media sosial, yang menyindir seorang kepala daerah berinisial R yang disebut pernah hadir dalam hidupnya dan meninggalkan luka mendalam. Ayu menyebut, hubungannya dengan sang kepala daerah R tersebut membuatnya kehiangan rahim.

img_title Pesan Gubernur Sumut Kepada Kepala Daerah: Jadikan Jabatan ASN Bekerja untuk Masyarakat, Bukan untuk Pimpinan

Lewat Instagram Story, Ayu mengunggah pesan emosional yang langsung ramai dibahas warganet. Dalam tulisannya, ia menyinggung soal penderitaan yang masih dirasakannya hingga kini.

"Tidak semua luka berdarah di luar. Gimana kabar Pak Bupati inisial R? Masih bisa happy di atas penderitaan aku?" tulis Ayu Aulia, dikutip Selasa 12 Mei 2026.  

img_title KPK OTT di Riau, Seorang Kepala Daerah Target Operasi Dicari

Unggahan tersebut sontak memicu spekulasi netizen mengenai sosok “Bupati R” yang dimaksud. Apalagi, setelah isu itu viral di media sosial, muncul klarifikasi dari sosok yang diduga dimaksud Ayu.

Dalam penjelasannya, hubungan mereka disebut telah menjadi bagian dari masa lalu. Namun, respons tersebut justru membuat Ayu kembali buka suara. Ia menilai narasi yang dibangun tidak sesuai dengan kenyataan yang pernah terjadi di antara mereka.

img_title HUT ke-26 APKASI di Deli Serdang, akan Dihadiri 227 Kepala Daerah

Menurut Ayu, perhatian dari pria tersebut masih terus diberikan bahkan hingga tahun lalu. Ia mengaku masih diajak bertemu hingga mendapat perlakuan spesial di momen tertentu.

Insta story Ayu Aulia.

Photo :
  • Instagram @ayuandiyantiaul

"Kamu boleh menyebutku masa lalu di depan publik. Tapi hati nuranimu tahu, tahun lalu kamu masih datang, mengajak bertemu, makan bersama, bahkan menunjukkan perhatian yang tidak mungkin dilakukan seseorang kepada 'masa lalu' yang benar-benar sudah selesai," ujar Ayu Aulia.

"Jadi jangan membentuk narasi seolah aku mengada-ada hanya demi menjaga citramu sendiri. Kejujuran jauh lebih terhormat daripada menyangkal seseorang yang pernah kamu dekati dengan sadar," tegasnya.

Curhatan Ayu kemudian berkembang menjadi lebih personal dan emosional. Ia mengungkap ada hal besar dalam hidupnya yang hilang dan tak bisa kembali lagi.

Dalam pengakuannya, Ayu menyebut dirinya kehilangan rahim, sesuatu yang menurutnya menghancurkan masa depan yang pernah ia impikan.

"Kehilangan rahim, kehilangan masa depan yang dulu aku bayangkan, dan menjalani semua sendirian bukan hal kecil untuk dilupakan begitu saja. Sementara kamu memilih menyangkal, menyebutku masa lalu, dan bertindak seolah semuanya tidak pernah berarti," bebernya.

Halaman Selanjutnya
img_title