Soroti Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, Siskaeee: Giliran Bokepku Bisa

Fransiska Candra Novitasari alias Siskaeee.
Sumber :
  • Instagram @official.siskaeee

VIVA Medan - Aksi brutal penyiraman air keras yang dialami aktivis yang juga Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus, menarik perhatian konten kreator Fransiska Candra Novitasari alias Siskaeee. Perhatian tersebut, Siskaeee tak segan-segan menyentil kinerja kepolisian dalam mengungkap pelaku dan dalang dibalik penyiraman air keras tersebut.

img_title Polda Metro Jaya Eskhumasi Makam Sutrimo Pekerja Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Penyebab Kematian Segera Diungkap

Melalui akun X pribadinya, Siskaeee me-repost rekaman CCTV yang memperlihatkan detik-detik penyerangan terhadap Andrie Yunus yang dilakukan dia pria berbonceng sepeda motor

Ia menyoroti belum terungkapnya pelaku, meski menurutnya wajah terduga penyerang terlihat cukup jelas dalam video rekaman CCTV yang beredar.

img_title Kematian Sutrimo Pekerja Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Naik Sidik, Polisi Usut Dugaan Pembunuhan Berencana

“Ini jelas banget. Masa gini aja lebih dari 1x24 jam enggak ketangkep,” tulis Siskaeee melalui akun @Vvip_siskaeee.

Ia lalu membandingkan situasi tersebut dengan kasus hukum yang pernah menjerat dirinya.

img_title Ajak Anak Promosikan Vape, YouTuber Bigmo Diperiksa Polda Metro Hari Ini

“Giliran bokepku pake masker kacamata topi dll bisa tuh nangkep xixixi,” tulisnya.

Komentar itu merujuk pada pengalaman Siskaeee saat ditangkap dalam kasus produksi film dewasa di Jakarta Selatan pada akhir 2023. Dalam sindirannya, ia membandingkan kecepatan aparat saat menangani kasus yang melibatkannya dengan lambatnya penanganan dugaan penyiraman air keras terhadap Andrie.

Kasus yang disorot Siskaeee terjadi pada Kamis malam, 12 Maret 2026, di kawasan Salemba, Jakarta Pusat. Andrie Yunus menjadi korban penyiraman cairan berbahaya oleh orang tak dikenal saat sedang mengendarai sepeda motor.

Wakil Koordinator Kontras, Andrie Yunus.

Photo :
  • Istimewa/VIVA Medan

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Budi Hermanto membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia mengatakan korban telah mendapatkan penanganan medis di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM).

Berdasarkan penyelidikan sementara, korban diduga disiram cairan dari arah depan hingga terjatuh dari sepeda motor. Setelah kejadian, Andrie meminta bantuan rekannya untuk dibawa ke rumah sakit dan kemudian menjalani perawatan di IGD RSCM.

Akibat insiden itu, korban mengalami luka pada tangan kanan dan kiri, muka, dada, serta mata kanan. Hingga kini, Andrie masih menjalani perawatan medis.

Koordinator KontraS Dimas Bagus Arya mengatakan penyerangan terjadi setelah Andrie menyelesaikan kegiatan podcast di kantor Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI), Jakarta Pusat. Menurut dia, serangan berlangsung sekitar pukul 23.00 WIB usai perekaman siniar bertajuk Remiliterisme dan Judicial Review di Indonesia.

Halaman Selanjutnya
img_title