Groundbreaking RSUD Pratama di Nias Barat, Menkes: Berikan Layanan Dasar yang Berkualitas

Menkes RI, Budi Gunadi di Kabupaten Nias Barat.
Sumber :
  • dok Pemprov Sumut

VIVA MedanPemerintah Indonesia menghadirkan pelayanan terbaik dan berkualitas di seluruh wilayah di tanah air ini, termasuk di daerah terpencil. Atas hal itu, Pemerintah Pusat melakukan groundbreaking Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pratama Nias Barat .

Peletakan batu pertama peningkatan kelas lRSUD Pratama Nias Barat dari Tipe D ke Tipe C, Jumat 11 Juli 2025, di Jalan Budi Utomo, Desa Onolimbu, Kecamatan Lahomi, Kabupaten Nias Barat.

Peningkatan kualitas RSUD Pratama Nias Barat merupakan bagian dari Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) atau Quick Win, yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto. 

Program ini bertujuan meningkatkan layanan kesehatan di wilayah terpencil, terluar, dan terdepan (3T) melalui pembenahan infrastruktur dan layanan RSUD di seluruh Indonesia.

Menteri Kesehatan (Menkes) RI, Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan bahwa pembangunan RSUD Pratama merupakan bagian dari komitmen nasional pemerintah dalam memperluas akses layanan kesehatan di seluruh wilayah, terutama di daerah 3T.

“Pemerintah berkomitmen menghadirkan layanan kesehatan yang setara bagi seluruh rakyat Indonesia, termasuk masyarakat di wilayah kepulauan seperti Nias Barat,” ucap Budi, dalam keterangan persnya, Sabtu 12 Juli 2025.

Dengan hadirnya RSUD Pratama Nias Barat, Budi berharap menjadi fasilitas pelayanan kesehatan yang berkualitas dan baik, di daerah terpencil di Sumut ini.

“RS Pratama ini diharapkan menjadi fasilitas referensi tingkat pertama yang memberikan layanan dasar yang berkualitas,” ucap Menkes RI .

Wakil Gubernur (Wagub) Sumut, Surya, menjelaskan bahwa Provinsi Sumut memiliki 207 rumah sakit, dan 9 di antaranya berada di Kepulauan Nias. Artinya, peran rumah sakit pemerintah sangat penting sebagai layanan rujukan utama.

“Saat ini, RSUD Dr M Thomsen di Gunungsitoli menjadi satu-satunya rumah sakit rujukan yang cukup memadai. Ini tentu menjadi beban berat, mengingat jumlah penduduk Kepulauan Nias lebih dari 962 ribu jiwa,” jelas Surya.

Lebih lanjut ia menegaskan, bahwa Pemprov Sumut akan terus mendukung pembangunan sektor kesehatan di Kepulauan Nias, salah satunya melalui dukungan pembiayaan spesialis pendidikan bagi putra-putri daerah. Dengan demikian, RSUD di wilayah ini dapat dikelola oleh tenaga medis lokal yang profesional dan berkompeten.