PTPN IV PalmCo Bantu Pengentasan Stunting 1.344 Anak Indonesia
- Istimewa
“Alhamdulillah PalmCo zero stunting. Dari 21.775 anak yang ada di lingkungan perusahaan, 0,6 persen atau 132 anak saja yang perlu intervensi stunting. Kami ingin keberhasilan ini dapat diperluas," bebernya lagi.
Sementara itu, Pangdam I/Bukit Barisan Mayjen Rio Firdianto, menyambut baik kerja sama ini dan pihaknya siap mendistribusikan PMT Pemulihan PalmCo selama tiga bulan ke depan.
“Kami dari Kodam I/Bukit Barisan sangat mendukung kegiatan ini. Karena tidak ada bangsa yang kuat tanpa anak-anak yang sehat dan cerdas,” sebut Rio.
“Menekan prevalensi stunting adalah kewajiban kita bersama. Kami siap menjalankan segala upaya mewujudkan penurunan prevalensi 1,85 persen per tahun,” katanya lagi.
Universitas Islam Negeri Sumatera Utara yang terlibat di dalam program ini mengungkapkan komitmennya membantu PalmCo memberikan pendampingan dan edukasi.
“Sebagai akademisi tentunya memiliki fungsi pengabdian kepada masyarakat, UINSU komit menyukseskan Program Pengentasan Stunting melalui eduksi yang ada,” ucap Wakil Rektor III UINSU Prof Katimin.
Pada kesempatan yang sama, Asisten Ekonomi dan Pembangunan Pemkab Langkat Sukhyar Muliamin menjelaskan bahwa prevalensi stunting di kabupaten Langkat mengalami penurunan sejak beberapa tahun terakhir. Pada 2021, prevalensinya tercatat mencapai 31,5%. Angkanya kemudian turun menjadi 18,6% pada 2022 dan 16,9% pada 2023.